Poker Online di Indonesia Penipu dan Curang, Benarkah?

Poker Online di Indonesia Penipu dan Curang, Benarkah? – Setahu kami, perusahaan poker yang ada di Indonesia seperti IDNPlay poker online memang tidak ada ijin usaha dan tidak ada lembaga pengawasan dari pemerintah Indonesia dengan alasan bertentangan dengan undang-undang.

Tapi perusahan tersebut mendapatkan ijin resmi dan pengawasan dari pemerintahaan negara tetangga seperti Singapura dan Philipina. Ijin yang mereka dapatkan adalah ijin judi poker online serta pengawasaan untuk tidak bertindak curang, hingga aturan dalam mengocok dan membagikan kartu secara virtual dalam mengoperasikan judi poker online tersebut.

Perlu diketahui bahwa ijin dan pengawasan tersebut sangatlah mahal biayanya apalagi ijin tersebut bukan kelas hanya untuk satu negara saja, melainkan bertaraf international.

Jadi kalau sampai ketahuan melakukan tindakan pencurangan maka ijin tersebut akan cabut dan pemiliknya bisa dipenjarakan serta membayar sejumlah denda. Jadi mereka tidak akan berani melakukan kecurangan.

Apabila kalian menemukan tindakan curang yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, kalian dapat melapokan tindakan kecurangan tersebut secara pribadi (tanpa ada perwakilan negara) kepada negara penerbit ijin dan pengawasan tersebut tentunya harus dengan bukti-bukti yang bisa dipertanggung jawabkan.

Bagaimana Cara Poker Online Di Indonesia Mengocok Kartu Mereka?

Saat ini tidak ada satupun pemain yang menggerti bagaimana perusahaan poker online di Indonesia mengocok kartu mereka secara virtual. Seperti yang kita tahu bahwa pada saat kita bermain poker pada casino.

Kita melihat sendiri dealer mengocok se deck kartu yang akan dibagikan nantinya kepada para pemain. Tapi bagaimana dengan poker online? Apakah kocokannya itu fair atau ada kecurangan?

Jawaban diatas sangat sulit dijawab karena di Indonesia poker termasuk dalam permainan judi yang dilarang oleh pemerintah sehingga tidak ada regulasi yang mengaturnya dan tidak ada suatu badan pemerintahaan Indonesia yang menjadi penjaga dan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan poker tersebut.

Mau tidak mau mereka, seperti perusahaan poker Indonesia IDNPLAY harus berlokasi di luar negeri dan menggunakan regulasi negara setempat untuk mengoperasionalkan taruhan poker online seperti pada negara Philipina dan Singapore. Lisensi dari negara Singapore dikeluarkan oleh BBMtestlab sedangkan dari negara Philipina adalah PAGCOR.

Dengan kedua ijin serta pengawasan dari dua negara tersebut, maka perusahaan poker yang ada di Indonesia tidak dapat bermain curang dengan meletakan bot atau sejenisnya. Tapi bagaimana dengan sistem pengocokan kartu yang terjadi di poker online di tanah air?

Kita bisa melihat video Youtube yang berdurasi lima menitan dibawah ini, dimana sistem pengocokan kartu terjadi didalam server yang terletak pada data center.

Pengocokan kartu dimulai oleh random number generator / RNG (pencipta nomor acak). Sebuah software yang menciptakan nomor secara acak pada dasarnya cacat, jadi kita harus menggunakan hadware untuk menyempurnakan secara individual sumber dari nomor acak tersebut.

Nomor acak yang didapatkan awalnya ditriger oleh cahaya yang ditembak melalui sebuah cermin simiotik, jika cermin itu memantulkan balik, maka memiliki nilai 1 sedangkan kalau tidak dipantulkan atau melewati cermin maka akan bernilai 0.

Lalu mereka mengambil sebuah sumber bit acak yang benar-benar terpisah yaitu dari inputan pemain seperti pergerakan mouse, waktu tunda pada saat melakukan tindakan lalu gabungkan dan dikombinasikan dnegan menggunakan metode cryptographic. Ini akan memproduksi aliran nilai yang konstan antara 1 dan 0.

Itu semua terjadi secara acak. Dari sanalah mereka manarik sebuah nomor. Katakanlah hasil nomor yang ditarik adalah 36, maka mereka akan mencocokannya dengan tumpukan dek kartu yang tersedia lalu menarik keluar kartu no 36. Maka itulah nilai kartu yang dikeluarkan, begitu juga seterusnya. Ini seperti bermain langsung pada permainan live.

Dengan sistem yang sangat canggih itulah sebuah perusahaan poker online mejalankan bisnisnya. Tentunya sistem tersebut juga perlu diawasi oleh pihak ketiga dan diverifikasi oleh sebuah perusahaan digital yang berlokasi di USA.

Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menjawab apakah poker online di Indonesia termasuk scam / penipuan atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *